Jangan Beri Kesempatan!

Jangan Beri Kesempatan!

Efesus 4:17-32

dan janganlah beri kesempatan
kepada Iblis
Efesus 4:27  

Seorang kasir baru bekerja di sebuah supermarket besar. Gadis itu bertugas di bagian kasir khusus untuk barang-barang yang jumlahnya sedikit. (dibawah 10 item). Karena kebetulan waktu itu adalah awal bulan dan pelanggan sangat banyak, maka tentu saja antrean di kasir cukup panjang. Seorang pemuda yang cukup keren sambil mendorong trolinya ikut mengantri di bagian kasirnya. Beberapa pengantre lain mengingatkan bahwa antrean bagian itu adalah khusus untuk barang dalam jumlah sedikit. Tapi pemuda itu cuek aja dan tetap nekad mengantre.

Si gadis penjaga kasir yang baru itu merasa bingung harus bersikap bagaimana. Akhirnya ia melanggar peraturan yang tertulis di depan meja kasirnya sendiri dan melayani pemuda dengan belanjaan setroli penuh itu. Pikirnya,”Ah, udahlah biarin. Kasian dia udah ngantre lama masa aku tolak sih? Lagian dia lumayan keren, enak buat dilihat. hehehe…” Selesai melayani transaksi pemuda tadi, bisa ditebak – semua pengunjung lainnya yang membawa troli jadi ikut-ikutan ngantre di bagian kasirnya. Nah lo!

Menolerir dosa sama halnya seperti yang dilakukan si kasir tadi. Ketika kita membuka pintu toleransi untuk sedikit aja dosa masuk dalam hati kita, maka dalam sekejap dosa lainnya akan memberondong ikutan masuk. Kita bisa tergoda untuk berpikir bahwa sesekali berbuat dosa itu enggak apa-apa. Barangkali kita lebih merasa sungkan kepada temen daripada merasa enggak enak ama Tuhan.

Padahal Iblis dengan setia menunggu kita, sampai kita membuka sedikit aja celah pintu baginya. Iblis udah berterima kasih banget kalo dia dikasih tempat sedikiiit aja dalam hidup kita. Iblis bakalan memanfaatkan “kemurahan hati” kita itu sebaik-baiknya. Perlahan tapi pasti ia akan merajai kehidupan kita sehingga kita terlambat menyadari dan menyesalinya. Makanya, jangan pernah menolerir Iblis. Firman Tuhan melarang kita memberi kesempatan kepada Iblis. Jangan pernah berpikir dosa sedikit itu biasa dan melanggar sekali-kali itu sah-sah aja. Jadilah bijaksana dan hindarilah penyesalan terbesar dalam hidupmu. *tms