Lakukan dengan Seimbang

Lakukan dengan Seimbang

Pengkhotbah 7:1-22

Adalah baik kalau engkau memegang yang satu, dan juga tidak melepaskan yang lain, karena orang yang takut akan Allah luput dari kedua-duanya.
Pengkhotbah 7:18

Dalam sebuah ujian tertulis penerimaan karyawan baru, tertulis soal berikut. Bayangkan Anda sedang mengendarai mobil saat hujan lebat dan badai pada malam hari. Anda sedang melewati halte dan di situ ada tiga orang yang sedang menunggu bus. Seorang wanita tua yang tampak sakit parah, seorang sahabat yang pernah menyelamatkan nyawa Anda dan seorang gadis idaman Anda. Yang mana akan Anda beri tumpangan jika hanya boleh satu orang penumpang saja di mobil Anda? Di satu perusahaan, dari 200 jawaban yang ada, ada satu orang memberikan jawaban yang paling tepat. Saya akan memberikan kunci motor pada sahabat saya itu, meminta tolong padanya untuk mengantar wanita tua itu ke rumah sakit dan mobil bisa ia bawa pulang dulu. Lalu, saya akan tinggal di halte menunggu bus bersama wanita idaman saya!

Sering kali kita diperhadapkan dengan tanggung jawab yang begitu banyak sehingga mengharuskan kita mengeliminasi beberapa di antaranya. Kalau yang diabaikan hanyalah aktivitas yang tidak terlalu penting, mungkin tidak terlalu sulit. Namun, tak jarang semua tugas itu punya prioritas yang nyaris sama. Contohnya: mana yang akan kita dahulukan jika ada urusan keluarga, kantor, dan pelayanan yang sama penting? Seperti jawaban di atas, sebenarnya ada hal-hal tertentu yang kalau kita bisa mengembangkan kapasitas kita, kita bisa menggarapnya secara berbarengan.

Tidaklah arif kalau kita sukses dalam karier atau pelayanan tapi mengabaikan keluarga. Namun juga tidak bijak kalau kita memiliki karier dan keluarga idaman tapi tidak terlibat dalam pelayanan. Hidup kita juga tidak seimbang apabila kita sukses dalam pelayanan dan harmonis dalam keluarga tapi tidak memiliki karier mapan. Meskipun kita memang perlu untuk punya skala prioritas, sebaiknya kita tetap berusaha menyusun rencana agar bisa menuntaskan semuanya tanpa mengabaikan salah satunya. Semoga, paling tidak renungan kali ini bisa memberi pencerahan pada kita bahwa asal kita mau berpikir dengan lebih kreatif, maka keseimbangan hidup pasti akan bisa kita raih, sekalipun ada berbagai kebutuhan dengan prioritas yang sama pentingnya. •Hendro

Yang penting bukan mengatur prioritas di jadwal Anda,

tapi menjadwal prioritas Anda – Stephen Covey