Listen

Listen

Ibrani 5:11-14

Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
Ibrani 5:11

Actor Amerika Jed Harris merasa yakin bahwa dia kehilangan pendengarannya. Dia pergi ke seorang dokter spesialis. Dokter itu mengeluarkan jam emas dan bertanya, “Bisakah Anda mendengarkan detakannya?” “Tentu,” kata Harris. Dokter itu berjalan ke pintu dan memegang jam itu lagi. “Sekarang bisakah Anda mendengarnya?” Harris memusatkan perhatian dan berkata, “Ya, saya bisa mendengarnya dengan jelas.” Dokter itu berjalan keluar pintu menuju ruangan sebelah dan berkata, “Bisakah Anda mendengarnya sekarang?” “Ya.” “Tuan Harris,” kata dokter itu, “Pendengaran Anda tidak apa-apa. Anda hanya tidak memberi perhatian untuk mendengar.”

Ya, bila kita perhatikan banyak konflik rumah tangga muncul akibat kurangnya anggota keluarga memberi perhatian kepada anggota keluarga yang lain. Suami tidak mendengarkan isteri karena sibuk bekerja. Isteri tidak memberi perhatian untuk mendengar suami karena asyik dengan urusan arisan, shopping atau sibuk mengurus keperluan anak. Orang tua tidak memberikan waktu untuk mendengarkan curahan buah hati mereka karena menganggap masalah anak-anak tidak penting. Akibatnya hubungan antar anggota keluarga pun menjadi renggang. Suami mempunyai WIL, isteri memiliki PIL, anak-anak terjerumus ke dalam narkorba, seks bebas, dan pergaulan yang tidak sehat. Semua hancur karena sesuatu yang sederhana, yaitu tidak memberi perhatian untuk mendengarkan orang lain. Memberi perhatian untuk mendengar memang terlihat simple, namun memberi dampak yang besar bagi kehidupan rumah tangga kita. Seorang istri yang setia mendengarkan keluhan bahkan mimpi-mimpi suaminya tentu menyenangkan hati sang suami. Begitu pula dengan anak-anak, mereka akan tumbuh dengan baik secara fisik dan mental bila diberi perhatian untuk didengar.

Ibu yang dikasihi Tuhan, mari jangan menganggap remeh soal mendengarkan. Berilah waktu untuk selalu mendengar masalah suami dan anak-anak Anda. Dan pada akhirnya Anda pun akan merasakan hubungan yang semakin dekat dan harmonis dengan anggota keluarga Anda setiap hari. • Imelda

Seni komunikasi tidaklah terletak pada kemampuan untuk bicara, melainkan untuk mendengar. – E. Cole