Menghambakan Diri

Menghambakan Diri

Keluaran 21:1-11

… dan tuannya itu menusuk telinganya dengan penusuk, dan budak itu bekerja pada tuannya untuk seumur hidup.
Keluaran 21:6

Dalam konteks masa lampau, seorang budak Ibrani sebenarnya memiliki hak untuk bebas dan merdeka pada tahun yang ketujuh setelah enam tahun lamanya bekerja. Meski demikian, ada juga beberapa budak yang justru melepaskan haknya untuk merdeka dan memilih mengabdi kepada tuannya seumur hidupnya. Budak yang memutuskan untuk setia kepada tuannya ini akan ditandai dengan anting dan budak ini akan melayani tuannya untuk seumur hidup (Keluaran 21:6).

Bukankah ini cukup ganjil? Bukankah setiap orang ingin bebas merdeka? Namun mengapa ada orang-orang tertentu yang justru menghambakan diri seumur hidup untuk melayani tuannya? Jawabannya ada di Keluaran 21:5 yaitu karena dia mengasihi tuannya. Mengapa budak tersebut mengasihi tuannya? Yang pasti karena tuannya tersebut baik dan penuh kasih. Alasan yang logis, bukan?

Hal yang sama telah Tuhan lakukan dalam hidup kita. Dia menebus kita dari perbudakan dosa. Membebaskan kita dari belenggu dosa yang selama ini mengikat kita. Mengapa Dia mengorbankan diri-Nya untuk menebus kita? Apakah tujuan utamanya agar kita semua melayani Dia? Tentu saja tidak. Dia memerdekakan kita tanpa syarat. Dia melakukan semuanya itu karena mengasihi kita. Meski demikian, kita sebagai hamba yang telah dimerdekakan seharusnya tahu berterima kasih dan tahu bagaimana mengekpresikan rasa syukur kita, yaitu dengan menghambakan diri kepada kebenaran dan melayani Dia seumur hidup kita.

Seharusnya itulah motivasi utama kita melayani Tuhan dan menghambakan diri kepada-Nya, yaitu karena Dia telah lebih dulu menunjukkan kasih-Nya kepada kita. Kita melayani Tuhan karena kasih, bukan karena hal yang lain. Jika motivasi kita melayani karena kasih, maka pelayanan kita pasti berkenan di hadapan-Nya dan menyukakan hati-Nya. Ingat, setiap orang bisa melayani tanpa mengasihi Tuhan, tapi setiap orang yang mengasihi Tuhan pasti melayani Dia! • Kwik

Biarlah semua pelayanan kita kepada Tuhan digerakkan oleh kasih kita kepada-Nya.