Touch Up

Amsal 28:20-28

Orang yang tergesa-gesa akan salah langkah
Amsal 19:2

Di dalam upacara pernikahan kita akan mendapati ada sebuah istilah, yaitu “touch up”. Istilah ini digunakan untuk pengantin yang memperbaiki dandanannya. Seperti kita tahu, biasanya ada dua acara dalam pernikahan. Yang pertama adalah acara pemberkatan, dan yang kedua acara resepsi. Di acara pemberkatan, suasana biasanya mengharukan. Sering sekali sewaktu diberkati, salah satu atau kedua mempelai menangis terharu. Air mata yang mengalir membuat make up jadi agak luntur. Di sinilah pentingnya touch up, make up yang luntur diperbaharui lagi, sehingga pada sesi berikutnya pasangan pengantin dapat tampil dengan dandanan yang kembali prima.

Touch up bukanlah tindakan perombakan total, tapi lebih memperhatikan bagian-bagian kecil yang perlu diperbaiki agar kembali bugar. Touch up rupa-rupanya juga bisa diaplikasikan dalam pekerjaan kita sehari-hari. Sering kali dalam pekerjaan, kita memiliki target-target, kita pun mulai tekun dalam mengejar target itu. Kita pun sibuk berfokus melakukan ini itu dalam jalur pencapaian target tersebut. Tetapi kalau kita tidak hati-hati, dengan terus melaju, kita lupa untuk melihat bahwa ada hal-hal yang mulai “luntur”. Tapi, bukannya men-“touch up” kita terus saja melaju tanpa menyadari adanya hal-hal yang perlu diperbaiki itu.

Kalau kita pemimpin perusahaan atau manajer, sering kali sewaktu kita memiliki program, kita menjadi terlalu fokus dengan program-program baru. Namun, kita lupa untuk mengevaluasi kembali adakah program lama yang sedang berjalan perlu disegarkan kembali. Mungkin itu berupa hubungan karyawan satu sama lain yang mulai dingin, atau hasrat kerja karyawan sudah mulai menurun. Nah, di sini pentingnya touch up, menahan langkah sebentar dan melihat hal-hal apa yang perlu dibuat bugar kembali. Dengan demikian, kita bisa prima kembali untuk melaju ke program berikutnya. Yesus saja juga sering melakukan touch up ketika mengajar murid-murid-Nya. Ia sering kali perlu memastikan apakah para murid telah mengerti apa yang Ia katakan dan lakukan (Mat. 13:51, Yoh. 13:12). Itulah cara kerja yang tepat. Bagaimana dengan Anda? • Hendro

Jika ingin performa tetap bugar, sesekali kita perlu melakukan penyegaran