Kerja Keras Yang Cerdas

RH Spirit Motivator 01 Maret 2020

Amsal 8

Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.
Amsal 8:12

Sudah dari sejak kecil kita menerima nasihat orang tua seperti ini, “Jika ingin jadi orang sukses, kamu harus kerja keras.” Pada kenyataannya, kita kerap melihat orang yang bekerja dengan sangat keras, berangkat pagi pulang hingga larut malam, dan bersusah payah secara luar biasa saat bekerja, namun hasilnya sangat sedikit. Ada orang yang bekerja keras dengan sedemikian rupa tapi yang dihasilkan sangat sedikit. Apakah nasihat orang tua untuk bekerja keras itu salah? Tentu saja tidak! Nasihat itu benar, tapi hanya setengah benar!

Di tengah persaingan yang sedemikian ketat, untuk bisa sukses tidak cukup hanya dengan kerja keras saja. Kalau mau sukses, kita harus bekerja keras dengan cara yang cerdas! Kerja keras itu mengeluarkan tenaga sebesar mungkin untuk hasil sebesar mungkin. Sedangkan kerja cerdas itu mengeluarkan tenaga sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil sebesar-besarnya. Saya beri beberapa contoh sederhana.

Kerja keras itu seperti membawa barang belanjaan yang banyak di tangan kanan kiri. Kita kepayahan membawanya. Sedangkan kerja cerdas itu seperti meletakkan seluruh barang belanjaan ke troli dan hanya dengan sedikit tenaga kita mendorongnya hingga sampai tujuan. Yang satu berpeluh dan mengeluarkan banyak keringat, yang lain membawa barang belanjaan dengan mudah. Kerja keras itu seperti orang yang demi mendapatkan air harus pergi ke gunung dan dengan susah payah membawanya dengan ember. Sedangkan kerja cerdas itu seperti orang yang membangun jalur pipa untuk menyalurkan air dari gunung ke rumahnya. Bukan berarti kerja keras itu tidak perlu, tapi untuk bisa sukses kita harus menambahkan kerja cerdas! Tak ada pilihan lain kecuali kita terus belajar dan berusaha menemukan cara-cara yang efektif, efisien, lebih cepat, lebih mudah, dan hasilnya lebih besar. Sebutkanlah nama-nama orang sukses di dunia ini. Apakah mereka bekerja keras? Tentu saja iya, tapi yang terutama justru bagaimana mereka dengan cara yang cerdas menjalankan bisnis dan usaha mereka. [Petrus Kwik]

Bekerja keras itu harus, tapi bekerja keras dengan cara yang cerdas!

 

Street Justice

Februari 4, 2020

Rohani dan Jasmani

Februari 4, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *