Bab yang Baru

RH Spirit 01 Mei 2021

 Ibrani 11:32-40

Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik
Ibrani 11:39

 

Ketika membaca buku cetak, ada orang yang gemar mencoret, melipat halaman, dsb. Ini supaya saat selesai membaca dan ingin kembali ke bagian itu lagi, ia tak perlu membolak-balik halamannya lagi. Jika hidup adalah buku, adakah bagian-bagian dari masa lalu yang ingin Anda kunjungi lagi? Adakah bagian yang ingin Anda tandai atau ingin Anda beri catatan khusus? Mungkin ada. Tapi, mungkin lebih banyak yang tidak. Mungkin banyak hal di masa lalu yang bahkan ingin Anda lupakan sama sekali atau Anda harap tak pernah terjadi.

Kita kecewa karena yang kita harapkan ternyata tak terjadi. Kita ingin hal baik tapi yang terjadi justru sangat buruk. Bahkan hal buruk bisa tiba-tiba terjadi dan menghancurkan semua. Pengalaman ini mungkin lalu membuat kita jadi pesimis. Kita masih ingin hal baik terjadi. Tapi, saat hal baik itu benar-benar terjadi, kita terkejut. Atau saat kita mengalami hal baik, kita berpikir pasti ada hal buruk setelah itu. Secara rohani, kita merasa hal buruk itu adalah hukuman Tuhan atas dosa kita. Sebaliknya, saat ada hal baik terjadi, kita merasa itu karena kita sudah terlebih dulu melakukan kebaikan.

Saudara, bukan seperti itu yang disebut hidup baru dalam Kristus. Cara pandang seperti itu adalah cara pandang orang yang belum memahami kasih dan anugerah Kristus. Kecewa harapan tak terjadi itu wajar. Namun, jika kegagalan itu membuat kita pesimis, itu artinya kita masih lebih berpusat pada diri sendiri ketimbang Tuhan. Apalagi jika kita menganggap tiap masalah dan kegagalan adalah karena dosa, dan berkat adalah karena kebaikan kita. Di sini, kita juga salah memahami anugerah-Nya. Ibrani 11:39 berkata bahwa banyak martir Kristus pun tidak mendapatkan yang mereka inginkan sampai mati. Dalam hidup mereka menghadapi banyak kesulitan, dan kesulitan itu terutama karena mereka memberitakan Injil! Apakah kesulitan itu karena dosa? Tidak! Apakah mereka kurang baik sehingga mati dalam penderitaan? Tidak. Di mata Tuhan, hidup mereka tetap tak sia-sia. Di dalam kekekalan mereka mendapatkan upahnya. Hidup baru adalah memulai bab baru dengan cara pandang yang juga baru, yaitu cara pandang yang berpusat pada Tuhan ketimbang diri sendiri. • ARC

Hidup di dalam Tuhan adalah hidup yang berpusat pada Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kebaikan Memengaruhi

April 2, 2021

Naik Semakin Tinggi

April 2, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *