Berkat Besar, Berkat Kecil

1 Tesalonika 5:16-18

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
1 Tesalonika 5:18

 

Siang itu, di sebuah perempatan yang cukup ramai di kota Bandung, seorang nenek pengemis menghampiri kendaraan saya. Merasa iba melihatnya, saya memberi seluruh uang logam yang ada untuknya. Belum jauh ia berlalu, tiba-tiba ia kembali menghampiri saya. “Ada apa lagi ya?” begitu pikir saya. Ternyata, tepat di depan saya, dengan sengaja ia membuang beberapa keping uang logam Rp 50,- pemberian saya ke trotoar. Astaga! Jujur saja, saya kesal melihat perbuatannya. Saya tahu, uang Rp. 50,- memang tidak seberapa nilainya. Tapi, bukankah diantara kepingan-kepingan uang logam yang saya beri, ada banyak pecahan Rp. 100,-, Rp. 200,- dan Rp. 500,-? Jadi, kenapa ia harus tersinggung, marah dan membuang uang Rp. 50,- tersebut? Saya sungguh tidak habis pikir melihat sikapnya.

Sejak kecil, kita diajar untuk menghargai uang. Ketika beranjak dewasa, kita pun mengerti tentang “nilai” uang. Saya yakin, sukacita yang Anda rasakan ketika menerima Rp. 100,- akan berbeda dengan sukacita yang Anda rasakan ketika menerima Rp. 100.000,-. Bagaimana dengan berkat Tuhan? Apakah Anda memperlakukan berkat-Nya seperti Anda memperlakukan uang? Apakah Anda memberi “nilai” untuk setiap berkat Tuhan yang Anda terima? Ada berkat kecil, ada pula berkat besar. Tidak ada yang salah dengan hal itu. Yang salah adalah, jika kemudian sukacita dan ucapan syukur Anda semata-mata diukur atas dasar besar kecil berkat yang Anda terima.

Alkitab mengajar kita untuk senantiasa bersukacita (ay 16) dan mengucap syukur (ay 18). Apapun keadaannya. Jadi, jika sukacita dan ucapan syukur kita tergantung pada besar kecil berkat yang kita terima, sebenarnya kita sudah terjebak pada sikap “materialistis rohani”. Jika sikap ini terus berlanjut, berkat akan menggantikan posisi Tuhan sebagai yang terutama dalam hidup kita. Akhirnya, kita akan mengejar berkat, bukan Sang Sumber Berkat. Berkat besar maupun kecil, tetaplah bersukacita dan mengucap syukur. Tahukah Anda, bahwa sering kali berkat-berkat yang lebih besar hanya akan datang ketika Anda mampu bersukacita dan mengucap syukur atas berkat-berkat kecil? • OKS

 

Jangan sampai ucapan syukur kita tergantung atas besar kecilnya berkat yang kita terima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Inikah Kehendak Allah?

Agustus 27, 2021

Bertekun Dalam Kesalehan

Agustus 27, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *