Dana Darurat

 Matius 25:1-13

Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya,
tetapi tidak membawa minyak,
Matius 25:3

 

Idealnya, setiap bangunan entahkah itu rumah, kantor, gedung, apartemen, hotel, mall, dst. harus memiliki pintu darurat. Pintu darurat ini digunakan sebagai jalur penyelamatan alternatif sewaktu ada kondisi darurat, entahkah saat lift rusak, terjadi kebakaran, atau bahkan terjadi kerusuhan. Itu soal bangunan. Soal membuat perencanaan juga harus dipikirkan rencana darurat, itulah yang biasanya disebut dengan Plan B. Lalu bagaimana soal keuangan?

Untuk menciptakan keuangan yang sehat, kita pun harus memiliki dana darurat. Dari mana kita memiliki dana darurat? Tentu saja dari sebagian penghasilan yang kita sisihkan setiap bulannya. Dalam kondisi normal, dana darurat memang sepertinya tidak berfungsi. Persis seperti emergency exit yang kita jumpai di gedung-gedung. Jika kondisi normal, pintu-pintu tersebut tidak akan digunakan. Tapi, jika ada kondisi darurat, emergency exit atau pintu darurat ini akan menjadi jalur penyelamat. Dalam keuangan keluarga juga sama. Dana darurat akan menjadi “penyelamat” ketika ada kebutuhan keuangan secara mendadak yang di luar prediksi kita, misalnya ada anggota keluarga yang sakit.

Bacaan kita hari ini menceritakan tentang lima gadis bijaksana dan lima gadis yang bodoh. Apa yang membedakan di antara mereka? Yang satu membawa minyak cadangan, yang lainnya tidak. Ketika situasi berjalan normal, barangkali lima gadis yang tidak membawa minyak cadangan tidak akan mengalami masalah. Namun, ketika mempelai laki-laki tidak kunjung datang dan pelita mereka hampir padam, di situlah muncul masalah yang hanya bisa diatasi kalau mereka punya cadangan minyak. Hal yang sama juga berlaku dalam hal keuangan kita. Sesungguhnya kita tidak bisa memprediksi situasi darurat seperti apa yang bakal terjadi di waktu yang akan datang. Yang bisa kita lakukan adalah menyiapkan dana darurat sehingga jangan sampai keuangan keluarga kita menjadi goncang karena tidak siap menghadapi situasi darurat itu. Jadilah wanita yang bijak, yaitu dengan menabung dan menyiapkan dana darurat. *

Dana darurat akan menjadi “penyelamat” saat situasi darurat terjadi dalam kehidupan kita.

Aib

Mei 5, 2020

Change Never Changes

Mei 5, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *