Sibuk Yang Berkualitas

2 Tesalonika 3:1-15

Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. 2 Tesalonika 3:11

 

Jangan hanya sekadar sibuk! Sibuk bukan ukuran kesuksesan seseorang. Orang yang terlihat sibuk ke sana kemari, belum tentu ia menghasilkan sesuatu. Dalam kehidupan nyata, bukankah kita sering berjumpa dengan orang yang terlihat sibuk ini itu, tapi tidak ada hasilnya sama sekali? Demikian juga, kita sering menjumpai karyawan yang terlihat sibuk bekerja, tapi setelah dihitung tetap saja produktivitasnya sangat minim. Yang salah tentu bukan karena ia sibuk, tapi karena ia tidak memiliki kualitas di dalam kesibukannya.

Kondisi seperti itulah yang terjadi pada jemaat Tesalonika. Mereka terlihat sibuk, bahkan sangat sibuk. Namun sayang, mereka sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Tidak perlu heran kalau kesibukan mereka tidak ada hasilnya. Paulus sampai-sampai menegur mereka karena “kesibukan yang tidak berkualitas” seperti itu. Saya tertarik dengan apa yang dikatakan Henry David Thoreau, penulis asal Amerika Serikat,”Kalau sekadar menyibukkan diri, percuma saja; karena semut-semut pun bisa melakukannya. Yang penting adalah menentukan jenis kesibukan yang Anda jalani.” Dengan kata lain, kita perlu mengoreksi ulang kesibukan kita selama ini. Apakah kesibukan kita berkualitas, atau kita sekadar menyibukkan diri untuk hal-hal yang tidak berguna?

Jangan sampai kita terlihat begitu sibuk, namun apa yang kita lakukan sebenarnya tidak membawa kemajuan apa-apa dalam hidup kita. Sibuk boleh, tapi harus ada tujuannya. Sibuk boleh, tapi harus berkualitas. Jika tidak, kita hanya memboros-boroskan waktu saja. Alangkah baiknya jika kita mulai melakukan evaluasi ulang berkenaan dengan kesibukan-kesibukan kita selama ini. Apakah kesibukan kita sebanding dengan hasil dan produktivitas kita? Jika produktivitas kita terlalu minim, itu menunjukkan bahwa kita tidak benar-benar sibuk. Kita hanya menyibukkan diri. Di titik ini kita perlu melakukan perubahan. Kita harus menetapkan target dan tujuan tertentu atas setiap kesibukan kita. Dengan cara ini kita akan memiliki kesibukan yang berkualitas. Sibuk, tapi menghasilkan. Sibuk, tapi produktif. • Kwik

Jangan asal sibuk, pastikan kesibukan kita berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berlian Dalam Diri

Februari 23, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *