Pray vs Prey

RH Spirit Next 01 Januari 2026

1 Petrus 5:1-11

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan
keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
1 Petrus 5:8

 

Suatu pagi, seekor rusa kecil hidup di padang rumput yang luas. Setiap pagi, rusa itu selalu pergi ke sumber air yang sama. Ia punya kebiasaan: sebelum minum, ia menundukkan kepala sebentar, seolah berdoa, bersyukur karena masih diberi kehidupan. Teman-teman rusanya sering menertawakan: “Untuk apa kau berdoa? Lebih baik kamu cepat minum dan lari, sebelum nanti singa datang menerkammu.” Hari berganti hari. Suatu pagi, rusa-rusa lain berlari terburu-buru menuju sumber air tanpa sempat memerhatikan sekeliling. Tiba-tiba, seekor singa menerkam dari semak-semak. Mereka panik dan lari berhamburan. Tapi rusa kecil itu selamat – karna sebelum mendekat ke sumber air, ia sempat berhenti untuk berdoa dan memperhatikan sekitar. Ia melihat jejak singa di tanah dan segera menjauh. Hari itu ia sadar, doa bukan ngebuang waktu, tapi justru menyelamatkan waktu dan hidupnya.

Pada renungan hari terakhir di tahun 2025 kemaren, kita belajar menutup tahun dengan ucapan syukur. Lantas, apa yang sebaiknya kita lakukan dalam membuka tahun yang baru ini? Hal apa yang sebaiknya kita lakukan di hari pertama tahun 2026? Rasanya nggak ada yang lebih pas daripada mengawali tahun ini dengan doa. Doa (pray) ini penting kita lakukan supaya kita nggak dimangsa atau diterkam (prey). Inget, ada banyak “singa” yang siap untuk menerkam kita. Ini pun udah diingatkan dengan gamblang oleh FirTu.

Kita emang optimis kalo tahun ini akan jadi tahun yang lebih baik, tapi tetep aja, yang namanya masalah dan godaan itu akan tetap ada dan nggak mungkin bisa dihindari. Karna inilah kita perlu menamengi diri kita dengan doa. Sering kali, kita menunda untuk berdoa. Bahkan, nggak jarang kita juga malas berdoa. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari sibuk, bosen, capek, dan sebagainya. Padahal, tanpa doa, kita justru akan mudah diterkam masalah, lebih mudah jatuh dalam godaan, dan mengambil keputusan yang salah. Saat kita berhenti berdoa, maka sebenernya kita sedang berhenti berjaga. Tanpa doa, kita akan sulit jadi pemenang. Sebaliknya, kita mungkin akan jadi “mangsa”. Mulai hari ini, bangunlah kebiasaan doa yang konsisten selama setahun ke depan. Pilihkah, apakah kita akan akan pray atau jadi prey? • Dn

Orang yang hebat adalah orang yang kehidupan doanya juga hebat.
Leonard Ravenhill – Penulis

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jutaan Langkah

Desember 5, 2025

Start with Why

Desember 5, 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *