Gen Z & Milenial

RH Spirit Motivator 01 Maret 2026

Matius 10:1-15

Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya
Amsal 27:17

 

Sebagian orang masih menganggap Gen Z adalah para remaja dan anak sekolah dan anak-anak muda adalah milenial. Padahal, sebagian besar milenial saat ini sudah menjadi orang tua usia 30-45 tahun. Sedangkan Gen Z mulai membanjiri dunia kerja. Pada 2025 saja, diperkirakan 27% tenaga kerja adalah Gen Z, sementara milenial 36%. Keduanya mengisi mayoritas di dunia kerja saat ini (sekitar 72%). Namun, milenial dan Gen Z adalah dua generasi yang berbeda dengan karakteristik beda pula.

Dari berbagai studi dan survei, Gen Z biasanya lebih individualis dibandingkan milenial yang lebih suka berkolaborasi. Gen Z juga lebih menjaga privasi sementara milenial suka menyatakan pendapatnya, seperti terlihat di medsos. Gen Z lebih suka mendapatkan ilmu daripada milenial yang mementingkan gelar. Dan jika milenial sering kali lebih optimis, gen Z biasanya lebih realistis. Milenial lebih kuat dalam mempertahankan nilai-nilainya (dalam kata lain, lebih keras kepala) sedangkan Gen Z cenderung lebih melihat sisi praktis dari keputusan-keputusannya. Di dunia kerja, didapati bahwa Gen Z lebih tertarik jika bisa bekerja dengan peran berbeda-beda di tempat yang sama. Beda dengan milenial yang lebih memilih gonta-ganti pekerjaan. Satu hal yang menarik, Gen Z juga sering kali disebut global citizen. Artinya kesamaan mereka dengan para Gen Z di seluruh dunia jauh lebih banyak daripada kesamaan mereka dengan para orang dewasa di negara mereka sendiri.

Memahami perbedaan kedua generasi ini penting, karena salah menyikapi keduanya akan membuat perusahaan tidak bisa memanfaatkan potensi terbaik mereka. Kita tidak bisa lagi menganggap remeh baik para milenial, apalagi Gen Z, hanya karena mereka masih muda. Nyatanya merekalah penggerak utama dunia kerja saat ini. Begitu pula bagi para Gen Z di dunia kerja, Anda juga perlu segera belajar memahami perbedaan karakter dengan rekan-rekan beda generasi di tempat kerja Anda. Seperti kata Amsal, besi menajamkan besi. Hanya jika kita mau berkolaborasi dan saling melengkapi, maka kita akan bisa meraih impian dan cita-cita, sekaligus memberi kontribusi positif bagi perusahaan maupun masyarakat. • Tom

Jangan mengabaikan milenial dan Gen Z, sebab mereka kini adalah pemain utama di dunia kerja

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Let Go

Februari 10, 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *