Berjalan Bersama-Nya

Keluaran 33:1-23

Berkatalah Musa kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.
Keluaran 33:15

 

Seorang ayah melakukan hiking (mendaki gunung) bersama anaknya yang masih kecil. Mereka berdua naik di jalan yang terjal, tapi kadang juga menuruni jalan yang curam. Ketika menghadapi jalan yang sepertinya sulit untuk dilalui, si anak merasa takut sekaligus bimbang bagaimana dia bisa melewati jalan yang terjal itu. Untungnya, ayahnya selalu menenangkan hatinya. Ayahnya selalu memberi semangat sekaligus memberikan rasa aman kepadanya, “Ayo melangkahlah. Ayah akan pegang tanganmu sehingga kamu aman.” Untuk memastikan anaknya tidak jatuh saat melangkah, sang ayah akan berjalan di depannya terlebih dulu untuk memastikan jalan yang diinjaknya aman. Dengan demikian, anaknya tinggal melangkah mengikuti batu atau jalan mana yang sebelumnya sudah diinjak ayahnya. Dengan cara itu, sang anak pun bisa menyelesaikan perjalanannya dengan selamat.

Tahukah Anda bahwa hal yang sama Tuhan lakukan dalam hidup kita? Ada kalanya kita menghadapi perjalanan hidup yang sulit. Kita menghadapi jalan yang terjal, sekaligus curam. Meski demikian, yakinlah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Dia selalu menyertai kita, bahkan Dia akan menuntun setiap langkah kita. Yang perlu kita lakukan adalah kita mengikuti setiap langkah Kristus, itulah jalan teraman bagi kita. Berpijaklah di tempat di mana Kristus berpijak. Melangkahlah di tempat Kristus melangkah.

Sayangnya, kita kerap mengambil jalan kita sendiri. Kita merasa mampu, bahkan kita merasa bisa tanpa Tuhan. Akibatnya, kita kerap terperosok bahkan tak jarang kita tergelincir di tengah jalan. Melalui renungan ini kiranya kita punya kerendahan hati seperti Musa. Pemimpin sekaliber Musa pun berkata, “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.” (ay.15). Ya, Musa menyadari bahwa tanpa penyertaan Tuhan maka semuanya akan sia-sia belaka. Karena itu, dalam mengarungi kehidupan ini, biarlah kita belajar untuk melangkah bersama Tuhan senantiasa. *

 

Berpijaklah di tempat di mana Kristus berpijak. Melangkahlah di tempat di mana Kristus melangkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bahagia Jangan Lebay

Juli 13, 2021

You’ll Never Walk Alone

Juli 13, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.