Perusahaan Sempurna, Adakah?

RH Spirit Motivator 01 Juli 2020

Efesus 6:5-9

Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, Efesus 6:5

 

Apakah Anda sedang mencari perusahaan yang sempurna? Sebuah perusahaan yang benar-benar ideal; gaji tinggi, fasilitas komplit, citra perusahaan keren, persaingan sehat, atasan bijak, bawahan patuh, rekan kerja baik, dan seterusnya. Apakah perusahaan yang sempurna dengan kualifikasi seperti itu ada? Tentu saja ada, ada di dalam mimpi maksudnya. Sebutlah satu nama perusahaan idaman yang kita impikan. Benarkah karyawan yang bekerja di perusahaan itu benar-benar bahagia? Belum tentu! Ungkapan Jawa berkata “Sawang sinawang.” Kita berpikir betapa bahagia jika bisa bekerja di perusahaan itu. Sedangkan karyawan yang bekerja di perusahaan itu malah berpikir sebaliknya, alangkah bahagianya jika bisa bekerja di perusahaan tempat kita bekerja sekarang. Menggelikan, bukan?

Memang ada perusahaan yang sehat, baik, dan memberikan kenyamanan bagi para karyawannya. Perusahaan seperti Google kerap dianggap sebagai salah satu perusahaan yang karyawannya memiliki indeks kebahagiaan tinggi. Meski demikian, tetap saja perusahaan tersebut tidak akan pernah sempurna. Buktinya, tetap ada saja karyawan yang resign dari Google, bukan? Daripada kita fokus bagaimana mencari perusahaan yang ideal, adalah lebih baik jika kita semua menjadi karyawan yang bekerja dengan baik di perusahaan tempat kita bekerja sekarang. Jika semua karyawan memiliki cara pandang seperti ini maka secara otomatis perusahaan tempat di mana kita bekerja akan menjadi lebih baik dengan sendirinya.

Daripada menuntut perusahaan kita sempurna, adalah lebih baik jika kita bisa mensyukuri keberadaan kita bisa bekerja di perusahaan tersebut. Bandingkan dengan ribuan pengangguran di luar sana yang ingin bekerja seperti posisi kita sekarang, yang bahkan rela dibayar lebih murah dibandingkan dengan gaji yang kita terima. Paulus memberi nasihat kepada para hamba (karyawan) di kota Efesus untuk taat dan bekerja dengan baik kepada tuannya (perusahaan) (ay. 5-8). Bahkan, tak peduli perusahaan tempat kita bekerja bukanlah perusahaan yang ideal atau perusahaan sempurna, tetaplah lakukan yang terbaik dalam pekerjaan kita. [Petrus Kwik]

Daripada mencari perusahaan terbaik adalah lebih baik jika kita menjadi karyawan terbaik.

Bosan itu Penting

Juni 5, 2020

Pengalaman Lembah

Juni 5, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *